Waspada, Maling Karet Mulai Merajalela

(Foto ilustrasi)

Natuna, metroindonesia.co.id
Ikhsan tertunduk lesu, saat dirinya mengetahui getah karet seberat 40 kg hasil panen telah dicuri orang. Petani karet asal desa Harapan Jaya ini merasa sedih, karena karet  bakal mau dijual untuk menambah keperluan lebaran. Namun apa daya seseorang telah mengambilnya.

Kepada wartawan ia berharap pihak berwajib bisa menangkap pelaku pencurian yang terjadi di lokasi  T.5, Desa Harapan Jaya, Kecamatan Bunguran Tengah, Kabupaten Natuna, Kamis (28/04)2021).

Ikhsan bukan satu -satunya menjadi korban pencurian karet. Ternyata petani karet lainnya juga telah banyak menerima nasib  sama. Mereka juga mendapati karet miliknya hilang dari tempatnya.
Seperti yang dialami Turiman. Dirinya kehilangan 1 keping karet beku seberat 30 kg dilokasi yang sama.

“Karet hilang diperkirakan antara hari Selasa 26 Maret 2022 pagi hingga Rabu 27 Maret 2022 malam,” ungkap Turiman.

Diapun kembali mengingatkan warga petani karet, agar  lebih waspada dan berhati-hati, jika perlu harus dilakukan ronda malam.

Tidak kalah menarik, ternyata Sundari juga senasib dengan petani karet lainnya. Dikatakannya, bukan karet kepingan saja yang kerap hilang,  karet bekuan di kalengpun sering lenyap.

“Khususnya di lingkungan RT.02/RW.05. Saya sangat setuju jika pelaku pencurian karet milik warga ini segera ditangkap untuk memberikan efek jera,” harapnya.

Sementara, Ketua Badan Pengawas Desa (BPD) Harapan Jaya, Rohmat mengaku,  maraknya kehilangan karet milik warga sudah pernah dibahas bersama Kades, namun perlu melibatkan pihak Kamtibmas dan Babinsa.

Dikatakan Rohmat, pemerintah desa perlu mengambil tindakan nyata untuk memberikan ketertiban dan rasa aman kepada masyarakat binaanya.

“Jangankan karet tanaman jagung milik Kades setempatpun juga dicuri, ” kesalnya. (Mam)

Recommended For You

Avatar

About the Author: metro indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *