Ustadz Das’ad Latif, Beri Siraman Rohani Kepada Keluarga Besar Lanud Raden Sadjad

(Danlanud Raden Sadjad saat menyerahkan piagam kepada Ustad Das'ad Latif)

Natuna, metroindonesia.co.id – Dengan Lanud Raden Sadjad menggelar ceramah tabligh akbar di Hanggar Timur Lanud Raden Sadjad, Senin(24/1/2022).

Dalam acara tersebut, Komandan Lanud (Danlanud) Raden Sadjad, Kolonel Pnb Dedy Ilham S. Salam, S. Sos., mengundang penceramah kondang dari Sulawesi Selatan Ustadz Dr. H. Das’ad Latif, S. Sos. S. Ag. M. Si. Ph.D., untuk memberikan tausiyah kepada personel Lanud dan Keluarga Besar beserta Insub.

Selain memberikan tausiyah di Lanud Raden Sadjad, Ustadz Das’ad juga melaksanakan tabligh akbar di Kabupaten Natuna.

Danlanud Raden Sadjad dalam sambutannya menyampaikan, ceramah dimaksudkan untuk lebih meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, sekaligus menjaga kekompakan dan mempererat tali silaturahmi antar personel Lanud Raden Sadjad dengan masyarakat yang sudah terjalin dengan baik .

Danlanud berharap, dengan kehadiran Ustadz H. Das’ad Latif di Lanud Raden Sadjad, dapat bermanfaat bagi seluruh keluarga besar lanud dan insub, untuk diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Dai kocak asal makassar itu, baru pertama kali menginjakkan kaki di Natuna, selama ini hanya menyaksikan di layar televisi maupun di media sosial dengan dakwahnya santai, riang dan lucu.

Dalam ceramah mengatakan setiap manusia didunia ini pasti memiliki masalah baik itu dari prajurit terendah hingga prajurit tertinggi tidak bisa terhindar dari permasalahan.

Untuk mengatasi itu semua, kita harus selalu berikhtiar, berusaha dan berdoa setiap saat kepada Allah SWT.

Ustadz mengajak kepada seluruh prajurit TNI AU agar bersabar dan perbaiki sholatnya, Allah SWT lah yang menyelesaikan masalahnya.

“Kalau bapak bertumpuk-tumpuk masalahnya lebih baik evaluasi dulu sholatnya tingkatkan kesabarannya, sholat adalah kunci dari kebaikan,” ujarnya.

Disisi lain ustadz menyampaikan, Seorang TNI memang gajinya tidak banyak, kalau mau banyak duit jangan jadi tentara, tapi jadi pengusaha.

“Menjadi tentara bukan mencari duit akan tetapi mencari pertahanan NKRI,” jelas Ustadz H. Das’ad Latif.

Ia menambahkan bahwa agama mengajarkan orang yang mencintai negaranya adalah bagian dari iman.

Ceramah ditutup doa bersama dipimpin langsung oleh Ustadz Das’ad Latif, dan diakhir acara Danlanud Raden Sadjad menyerahkan piagam penghargaan kepada ustadz serta ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya telah bersedia memberikan tausiyahnya kepada keluarga besar Lanud Raden Sadjad.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Pia Ardhya Garini Cabang 17/D.I Lanud Rsa Ny. Sitha Dedy Ilham S. Salam Para Kadis, Dandenhanud 477 Paskhas Natuna, Danskadron Udara 52, Dansatrad 212 Ranai, pejabat Lanud Raden Sadjad, Pengurus PIA Ardhya Garini Cabang 17/D.I Lanud Rsa serta Perwira, Bintara, Tamtama, PNS Lanud Raden Sadjad, Denhanud 477 Paskhas dan Satrad 212 Ranai. Kegiatan tersebut tetap menerapkan prokes yang ketat (Imam)

Recommended For You

Avatar

About the Author: metro indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *