Tutup Musrenbang Kabupaten, Bupati Minta Pembangunan Skala Prioritas

(Bupati Natuna saat memberikan sambutan)

 

Natuna, metroindonesia.co.id – Bupati Natuna Wan Siswandi, resmi menutup kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Natuna Tahun 2024, bertempat digedung Sriserindit jalan Yos Sudarso Ranai Natuna

Pelaksanaan Musrenbang selama 3 hari, digelar sejak Selasa, 05-07 Maret, tahun 2024, diikuti OPD, DPRD, Camat, Kades,Ormas,LSM, tokoh masyarakat dan tokoh agama.

(Didampingi kepala BP3D dan Wabup Natuna melakukan penandatanganan)

Bupati Natuna dalam sambutannya menyampaikan, Musrenbang merupakan cerminan kualitas dan integritas diri aparatur pemerintah, dapat diukur demi kepentingan masyarakat, dimulai dari desa, kecamatan hingga Kabupaten dan dilanjutkan ketingkat provinsi.Musrenbang untuk menampung semua kegiatan yang akan dilaksanakan sesuai pembahasan. Namun tidak semua usulan itu bisa kita laksanakan tergantung kemampuan anggaran .

“Semua saran dan masukan selama membahas Musrenbang Kabupaten, dapat menjawab permasalahan dan tantangan dalam berbagai aspek, baik ditingkatan kehidupan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Natuna,” ujar Siswandi.

(Suasana penutupan Musrenbang Kabupaten)

“Selama 3 hari kita telah mencurahkan perhatian, pikiran, tenaga, dan waktu untuk melaksanakan paparan dan diskusi demi menyepakati skala prioritas program kegiatan tahun depan. Alhamdulillah, serangkaian kesepakatan dan komitmen bersama telah kita dapati melalui musyawarah mufakat,” tambah Bupati .

Ini bagian dari beberapa tahapan penyusunan anggaran tahun 2025, perlu ditindaklanjuti oleh perangkat daerah untuk diformulasikan kedalam Rencana Kerja (Renja) tahun depan.

Rencana Kerja Perangkat Daerah akan kita tindak lanjuti ke dalam rancangan akhir Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) yang merupakan akumulasi dari seluruh renja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna.

(Sejumlah kepala OPD)

Bagaimanapun, kemampuan keuangan daerah sangat terbatas jika dibandingkan dengan jumlah usulan kegiatan dari masyarakat. Untuk itu perangkat daerah perlu mencermati kembali prioritas program dan menetapkan prioritas program benar-benar mengarah kepada penyelesaian permasalahan mendesak, dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“‘Upayakan percepatan pembangunan di berbagai bidang secara merata dan berkeadilan di seluruh wilayah Kabupaten Natuna,” ucapnya.

Semoga RKPD Kabupaten Natuna tahun 2024, dapat dijadikan dasar dan masukan untuk penyusunan perencanaan pembangunan kedepan terutama dalam penyusunan rancangan akhir RKPD semakin baik dan berkualitas.

Prinsip-prinsip keterpaduan, kolaborasi dan koordinasi harus dikedepankan, agar benar-benar menyentuh langsung dalam mengatasi berbagai isu dan tantangan dari waktu – kewaktu.

“Dengan berakhirnya pelaksanaan Musrenbang dalam penyusunan RKPD Kabupaten Natuna Tahun 2024, disepakati berbagai program dan kegiatan prioritas. Selanjutnya akan dijadikan rujukan dalam penyusunan Kebijakan Umum Anggaran Tahun 2024,” terang Siswandi.

Saya yakin dan berharap kepada kepala OPD agar selalu melakukan koordinasi dan dukungan sehingga anggaran pembangunan bisa bertambah.

Selama menjabat bersama Wabup, kami berusaha membuka jalan ke pusat untuk meminta anggaran tambahan. Selanjutnya tugas Kepala OPD yang menindaklanjutinya.

Siswandi juga berkisah, selama Ia jadi Kadis Perhubungan dulu, dirinya sering berkunjung ke pemerintah pusat. Dan hasilnya banyak pembangunan Pelabuhan yang dibangun. Contohnya Pelabuhan Serasan, Pelabuhan Midai,Pelabuhan Pulau Laut dan Pelabuhan Roro Penagi.

Keberhasilan suatu pembangunan di Natuna, baik Insfratuktur maupun SDMnya tidak terlepas dari kerja keras dari OPD. Tanpa bantuan OPD kami tidak ada apa-apanya.

“Sebab, Bupati tidak bisa bekerja sendiri tanpa didukung OPD .Ini prestasi kita semua,” ujarnya.

“Saya bangga atas penampilan gedung Sriserindit saat Musrenbang, karena sudah standar dengan daerah lain.

Karena gedung ini merupakan tempat pertemuan baik dengan Gubernur sampai ke Presiden, maupun pejabat tinggi lainnya, sudah seharusnya dipercantik.

Kabid Litbang Barenlitbangda Kabupaten Natuna Tukino menyampaikan terkait hasil dari Musrenbang tahun 2024, menyepakati 4 prioritas pembangunan daerah untuk dilaksanakan pada tahun 2025, diantaranya :

Pertama : Peningkatan ekonomi daerah, pembangunan infrastruktur wilayah, dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Kedua : menyepakati rancanangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) kabupaten Natuna tahun 2025 terdiri dari 158 program, 444 kegiatan, 1.456 sub kegiatan dengan total anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp 2.712.346.321.741,- yang bersumber dari dana APBD Natuna dengan tiga prioritas pembangunan sbb :

1. Peningkatan ekonomi daerah dengan jumlah pagu anggaran sebesar Rp 80.386.323.242,00,- dengan 57 program, 93 kegiatan dan 247 sub kegiatan.

2. Pembangunan infrastruktur wilayah dengan pagu anggaran sebesar Rp 1.203.064.904.350,00,- dengan 27 program, 45 kegiatan dan 115 sub kegiatan.

3. Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dengan pagu anggaran sebesar Rp 1.343.093.242.435,00 dengan 72 program, 303 kegiatan dan 1.068 sub kegiatan.

Ketiga : menyepakati program, kegiatan dan sub kegiatan yang belum dapat diakomodir dalam rancangan RKPD kabupaten Natuna tahun 2025 beserta alasannya sebagaimana dalam hasil pembahasan.

Keempat : menyepakati rumusan tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari hasil Musrenbang RKPD kabupaten Natuna tahun 2024 untuk dijadikan sebagai bahan penyusunan rancangan akhir RKPD.(bud)

Editor : Leh

Recommended For You

Avatar

About the Author: metro indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *