Syafe’i: Pelaku UMKM Keluhkan Tinggi Tarip Angkut dan Jakwal Kapal Tidak Teratur

(Kabid Perindustrian Disperindagkopum Kabupaten Natuna Syafe'i,)

 

Natuna, metroindonesia.co.id – Tingginya tarip angkut barang dan Jakwal Kapal yang tidak beraturan menjadi momok menakutkan bagi pelaku UMKM di Natuna.

Hal ini sangat berdampak buruk bagi keberlangsungan pelaku UMKM. Berbagai upaya terus dilakukan agar pendistribusian hasil UMKM bisa terlaksana tepat waktu, dan harga angkut tidak terlalu mahal.

Demikian disampaikan Kabid Perindustrian Disperindagkopum Kabupaten Natuna Syafe’i, saat dikonfirmasi wartawan diruang kerjanya, jalan Bukit Arai Ranai Natuna, Selasa 21/04/2024.

Syafe’i menjelaskan jika kita mau memakai jasa angkut Tol Laut, belum memungkinkan. Karena barang harus di kemas perkontener. Sementara hasil produksi UMKM kita sipatnya masih terbatas.

Ia mengatakan saat ini produk yang dikirim keluar daerah berupa kerupuk Atom, Kerupuk Iris dan ikan Saleh. Sementara Ikan saleh hanya bisa bertahan 7 hari. Karena produk kita masih alami tanpa bahan pengawet. Oleh karena itu jika harus mengirim keluar daerah, jakwal kapalnya harus pasti.

Ditambahkannya, saat ini pemerintah pusat hingga daerah sedang gencar- gencarnya mempromisikan produk UMKM. Hal tersebut guna meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

“Untuk binaan Disperindagkop banyak . Namun kalau yang berpusat di central pasar Ranai, sekitar 10 kelompok,” ujarnya.

Lima kelompok untuk ikan Saleh dan 5 kelompok untuk kerupuk. Dalam 1 kelompok mempekerjakan 5 orang karyawan.

Guna meningkatkan mutu dan kualitas produk UMKM, pihaknya gencar melakukan sosialisasi dan pembinaan. Karena produk UMKM kita kualitasnya kadang berubah- ubah.

” Kualitas berubah – ubah sehingga berdampak kepada pembeli,” tambahnya. Oleh karena itu ada wacana untuk menyediakan 1 orang Quisi Control sehingga mutu dan kualitas produksi tetap terjaga.

Bukti keseriusan kami, tahun ini akan mendatangkan tenaga ahli sebagai narasumber dari universitas Pajajaran untuk melakukan pembinaan.(Bud)

Recommended For You

Avatar

About the Author: metro indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *