Siswandi Sebut Panwascam Bukan Lembaga Mata-Mata

(Sambutan Ketua Bawaslu Natuna)

 

Natuna, metroindonesia.co.id – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Natuna, resmi melantik Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) di Adiwana Jelita Sejuba Resort, Sabtu, 25/05/2024. Pelantikan dihadiri oleh Asisten I Pemkab Natuna, kepala OPD, Komisioner KPU , Forkopimda, camat Bunguran Timur, camat Bunguran Timur Laut dan Ketua LAM, serta tokoh agama.

Sebanyak 51 Anggota Panwaslu Kecamatan (Panwascam) Terpilih se-Kabupaten Natuna resmi dilantik. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Bawaslu Natuna, Siswandi.

(Ketua Bawaslu Natuna saat menyematkan tanda peserta)

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, saya melantik saudara sebagai pengawas kecamatan (Panwascam) untuk pilkada serentak tahun 2024. Saya percaya saudara-saudara dapat melaksanakan tugas sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku,” ucap Siswandi.

Selanjutnya anggota panwascam yang dilantik membacakan 9 fakta interigritas bagi petugas panwascam.

Dalam sambutannya, Siswandi meminta Panwascam langsung
bergerak dan menyesuaikan tugasnya. Salah satunya membentuk Panwaslu Kelurahan Desa (PKD).

(Ketua Bawaslu Natuna melakukan penandatanganan berita acara)

“Panwascam langsung ditugaskan untuk membantu Bawaslu dalam pembentukan PKD dan pengawasan pemutakhiran data pemilih untuk pilkada 2024,” katanya.

Siswandi menekankan agar anggota Panwascam bekerja sesuai dengan ketentuan dan mengikuti aturan sesuai perundang-undangan.

“Jadi tidak ada gerakan tambahan di luar instruksi pimpinan,” ucapnya.

“Hari ini, kita menyaksikan pelantikan Panwascam yang dilakukan oleh Bawaslu Kabupaten Natuna, masing-masing kecamatan berjumlah 3 orang. Saya berpesan, bahwa Panwascam, baik di tingkat kecamatan atau desa harus professional dan tegakkan aturan,”

(Sekretaris Bawaslu Natuna )

Siswandi menyebutkan, Bawaslu Natuna 1 bulan lalu telah melakukan perekrutan dengan 2 metode. Dari 51 panwascam yang direkrut 9 orang tereliminasi dan 1 orang tidak mendaftar. Hal itu disebabkan mereka ada yang lulus PPPK, sehingga harus memilihnya.

Guna menutupi kekurangan itu pihaknya kembali melakukan perekrutan baru, untuk 10 orang .

Namun pada pelantikan hari ini yang bisa hadir hanya 49 orang, 2 orang tidak bisa datang terkendala kapal . Namun mereka dilantik melalui zoom.

Siswandi berpesan, pulang dari pelantikan banyak – banyak membaca dan rajin bertanya, agar dapat memahami aturan. Sehingga terbuka ruang berpikir .

“Lembaga ini bukan lembaga mata-mata. Jika melihat pelanggaran diam saja. Namun jika ada pelanggaran harus segera ditindak lanjuti,” ujar Siswandi.

“Kita akan terus memberikan bimbingan teknis dan juga pembekalan. Kita instruksikan untuk Panwascam beserta Badan Adhock sampai tingkatan desa nanti harus terjun ke masyarakat, sentuh masyarakat yang paling bawah, untuk menyampaikan, bahwa politik uang itu tidak boleh diterima, tidak boleh juga diberikan saat gelaran pemilihan,“ pungkasnya.

Sementara Bupati Natuna dalam sambutannya diwakili Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesra Khaidir mengatakan, Pemda Natuna mengucapkan selamat atas pelantikan panwaslu kecamatan.

Alhamdulillah sebagaimana disampaikan ketua tadi, sebahagian besar panwaslu jni, masih diduduki orang lama. Tentu sudah berpengalaman. Mudah – mudahan tidak ada hal yang menjadi kendala dan tak ada pelanggaran seperti pemilu kemarin.

Kedepan anggota panwas yang sudah berikrar dapat bekerja dengan hati yang tulus bukan sesuka hatinya. Dari segi penghasilan kita maklumi, yang jelas kita harap kontribusi saudara memberi dampak posistif untuk kemajuan demokrasi di Natuna.(Bud)

Recommended For You

Avatar

About the Author: metro indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *