Sejumlah Pedagang Malam ,Minta Jam Operasional Dievaluasi

(Pj, Sekda Natuna, Boy Wijanarko. Foto, Bud)

Natuna, MetroIndonesia.co.id  – Sejumlah pedagang makanan malam, mengeluhkan minimnya waktu jam operasional  diberikan pemerintah daerah.

Mereka menilai, Surat Edaran Bupati Natuna Nomor. 300/23/GUGAS-SET/VII/2021 terkait Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM) berbasis Mikro tanggal 9 Juli 2021 lalu, sangat memberatkan.

Kita baru mulai menggelar dagangannya, pukul 16.00 Wib, namun tutup pukul 20.00 Wib.

Pada hal jam orang mulai berkunjung, pukul 19.00 Wib. Jadi hanya 1 jam waktu kita melayani masyarakat, sedang duduk sambil ngopi.

Menanggapi hal itu, Pj Sekretaris daerah berjanji akan mengevaluasi kembali kebijakan itu . ” Akan kita evaluasi pada rapat hari Rabu 21 Juli 2021 mendatang” Terang PJ. Sekretaris Daerah ( Sekda) Kabupaten Natuna, Boy Wijanarko  kepada wartawan, Selasa 20/07/21, usai melaksanakan Sholat Idul Adha.

Nanti akan kami bahas bersama dengan tim gugus tugas guna mencari  solusi terbaik bagi kita semua.

” Mungkin bisa saja jam operasional kita kembalikan seperti biasa, sampai  pukul 22.30 Wib, namun untuk pembeli tetap dihimbau untuk tidak makan ditempat,”Lanjut Boy.

Kepada masyarakat terutama para pedagang, Ia meminta, tetap bersabar. Pemerintah tidak akan membuat aturan jika merugikan masyarakatnya.(*Bud)

Recommended For You

Avatar

About the Author: metro indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *