Proses Hukum Dugaan Markup di UPTD TPAS Milik Dinas LH Kota Metro, Berlanjut Atau Tidak?

(Foto animasi APH)

 

Publik menanti keseriusan Aparat Penengak Hukum(APH) dalam penanganan berbagai dugaan kasus korupsi yang sedang ditangani oleh Kajari Kota Metro.

Kota Metro, metroindonesia.co.id – Terkait adanya dugaan markup beberapa kegiatan di UPTD – TPAS milik Dinas Lingkungan Hidup Kota Metro T.A 2020, yang sedang ditangani pihak Kejaksaan Negeri Kota Metro masih menjadi tanda tanya besar. Pasalnya hingga saat ini belum ada tanda-tanda mau dibawa kemana tindak lanjut proses penyelidikan itu.

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Kota Metro Rio Halim kepada metroindonesia.co.id saat dikonfirmasi lewat telepon selulernya, Kamis 13/01/2022 mengatakan, perkara Dinas LH masih berlanjut, akan tetapi pihak kejaksaan belum dapat memberikan keterangan lebih jauh. ” Masih lanjut, namun belum bisa memberikan keterangan resmi. Nanti kalau sudah pasti dikabari ” ucap Rio.

Seperti diketahui, Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan dan Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Metro Dedi Alfian, SH., MH terlihat sedang menjalani pemeriksaan dikantor kejaksaan, Selasa 23/11/2021 lalu. Selain Dedi juga ada beberapa nama lain diperiksa guna dimintai keterangan.

Pada pemberitaan sebelumnya, tanggal 24/11/2021, Kasi Tempat Pengelolaan Terpadu Erfano A Djunaidi ketika dikonfirmasikan oleh media menolak untuk menjelaskan satu persatu besaran anggaran masing – masing pekerjaan yang ada dilokasi UPTD TPAS Karang Rejo Metro Utara. Erfano hanya mengakui dirinya sebagai PPTK didalam sejumlah paket pekerjaan tersebut.

” Jadi nanya nya terkait apa dulu ini, kalau terkait materi penyelidikan saya nggak bisa sampaikan. Terkait anggaran juga saya tidak bisa sampaikan, karena kita masih dalam pemeriksaan, kemarin kabid saya saja sedang diperiksa terkait masalah tekhnis, karena takutnya itu nanti masuk dalam materi penyelidikkan, jadi saya nggak bisa sampaikan itu ” Jawab Erfano.

Menanggapi adanya perkara dugaan markup di Dinas Lingkungan Hidup yang sedang ditangani APH, Ketua DPC KWRI Kota Metro M.K Hanafi M.T menaruh harapan besar kepada Kejaksaan Negeri Kota Metro selaku Institusi penegakan hukum, agar serius menangani persoalan ini, demi tegaknya hukum berkeadilan.” Harapan kepada kejaksaan untuk benar benar serius menangani perkara dugaan markup milik dinas lingkungan hidup. Karena saya melihat masih minim penanganan kasus korupsi dikota ini yang tuntas dan ditampilkan kepada publik, khususnya di Kota Metro ” ujar Hanafi. (Rio)

Recommended For You

Avatar

About the Author: metro indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *