Polresta Pangkalpinang, Musnakan Sabu 4 kg Milik Tersangka ED

(Bara g Bukti Narkoba Jenis Sabu)

Pangkalpinang, metroindonesia.co.
id – Kapolresta Pangkalpinang Kombes Pol Gatot Yulianto, memusnahkan barang bukti berupa sabu – sabu berbentuk balok milik tersangka ED pada Rabu,10/01/2024.

Pemusnahan barang bukti tersebut disaksikan oleh pimpinan Forkopinda kota Pangkalpinang.

Dalam keterangan persnya,
Kombes Pol Gatot Yulianto mengatakan, pemusnahan barang bukti ini merupakan hasil tangkapan dilakukan Sat Res Narkoba Polresta Pangkalpinang,  bekerja sama dengan pihak Bea Cukai terhadap tersangka ED.

Adapun Kronologi penangkapan dilakukan pada 10 Desember 2023, tersangka membawa narkotika jenis sabu ini dari Lhokseumawe Aceh lewat perjalanan darat menaiki bus. Setibanya di Palembang, tersangka melakukan  penyebrangan melewati pelabuhan Tanjung api-api menuju Tanjung Kalian Mentok.

Mendapat informasi itu, Sat Res Narkoba Polresta Pangkalpinang bekerja sama dengan pihak Bea Cukai melakukan penangkapan terhadap tersangka. Kemudian di bawa ke kosannya di daerah Bukit Intan pangkalpinang untuk diakukan observasi lebih lanjut.

Saat dilakukan Penggeledahan dan  ditemukan barang bukti berupa 4 kg Narkotika jenis Sabu berbentuk balok  siap edar.

“Kalau diasumsikan satu gram barang bukti tersebut bisa digunakan untuk 5 orang, sehingga dengan mengungkap kasus ini kita sudah menyelamatkan pecandu narkoba sebanyak 20 ribu jiwa. Untuk total nilainya Rp 4 milyar.

Kombes Pol Gatot Yulianto juga mengakui jika pengungkapan kasus Narkoba di Pangkalpinang merupakan terbesar  yang pernah terjadi wilayah hukum Polresta Pangkalpinang.

Tersangka kita kenakan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang secara tegas menguraikan beberapa perbuatan mulai dari mengimpor, mengekspor, memproduksi, menanam, menyimpan, mengedarkan, dan/ataumenggunakan narkotika.(Red)

Editor: Leh

Recommended For You

Avatar

About the Author: metro indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *