Paripurna Pengantar Nota Keuangan, RAPBD Kabupaten Natuna

 

Natuna, metroindonesia.co.id – Sidang Paripurna penyampaian RAPBD dibuka langsung Ketua DPRD Natuna Daeng Amhar, Jumat (16/09/2022) bertempat diruang Paripurna DPRD.

Dalam sidang tersebut Bupati menyampaikan Perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah Kabupaten Natuna tahun anggaran 2022 dialokasikan sebesar Rp. 1,065 Miliar. Dengan rincian pendapatan asli daerah pada Perubahan APBD sebesar Rp. 83,83 Miliar dengan adanya penyesuaian pendapatan sektor pajak daerah dan dari BLUD. Pendapatan transfer sebesar Rp. 981,47 Miliar.

(Ketua DPRD Natuna Daeng Amhar buka Sidan paripurna RAPBD

Pada agenda pembacaan pengantar nota keuangan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Natuna tahun 2022 dan Pengantar Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Natuna tahun 2023.

(Suasana sidang paripurna)

Lanjut Siswandi, pada Perubahan APBD Tahun 2022 dianggarankan sebesar Rp. 771,70 Miliar diperuntukan untuk belanja pegawai, barang dan jasa, belanja hibah, belanja bantuan sosial dan kewajiban untang tahun 2021.

Masih sambutan Bupati Siswandi, Rancangan APBD Kabupaten Natuna tahun anggaran 2023 disusun berdasarkan rencana kerja pemerintah daerah. Sehingga konsisten antar program dan kegiatan dapat tercapai dengan memperhatikan prioritas pembangunan dan kemampuan keuangan daerah.

(Sejumlah anggota DPRD Natuna)

Etimasi pendapatan tahun anggaran 2023 dialokasikan sebesar Rp. 998.92 Miliar. Dengan komposisi pendapatan asli daerah sebesar Rp. 58,14 Miliar, pendapatan transfer sebesar Rp. 940,77 Miliar dengar rincian pendapatan transfer pusat sebesar Rp. 883,28 Miliar, pendapatan transfer antar daerah atau dari provinsi sebesar Rp. 57,48 Miliar.

Selanjutnya, untuk belanja daerah tahun anggaran 2023 direncanakan sebesar Rp. 998,92 Miliar, terdiri dari belanja operasional sebesar Rp. 671,69 Miliar, belanja modal sebesar Rp. 212,25 Miliar, belanja tidak terduga sebesar sebesar Rp. 500 juta dan belanja transfer sebesar Rp. 114,47 Miliar.

Belanja pada tahun anggaran 2023 diprioritaskan untuk belanja wajib yang telah ditentukan oleh peraturan perundang-undangan yang diatur dalam pasal 50 peraturan Pemerintah nomor 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah.

Alokasi belanja diperuntukkan bagi pendidikan minimal 20%, kesehatan 10%, sedangkan dana transfer umum digunakan untuk mendukung sarana dan prasarana layanan publik dan ekonomi. (Mam)

Recommended For You

Avatar

About the Author: metro indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *