Langkah Progresif Bupati, Terhadap Masyarakat Kabupaten Lingga.

(Bupati Lingga M.Nizar saat memberikan sambutan)

 

Lingga,metroindonesia.co.id – Bupati Lingga ,M.Nizar.S.Sos, menjadi motor utama di balik serangkaian inisiatif progresif, bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat di Negeri Bunda Tanah Melayu.

Salah satu langkah konkret M.Nizar adalah memperkuat legalitas kepemilikan tanah oleh masyarakat kabupaten Lingga. Terbukti Bupati Lingga menyerahkan sebanyak 297 Sertipikat yang terdiri dari 151 Sertipikat untuk warga Desa Tanjung Kelit dan 146 Sertipikat untuk warga Desa Mentuda, diserahkan pada tgl 25/05 lalu.

Penyerahan Sertipikat ini menjadi momen bersejarah bagi masyarakat yang menerima Sertipikat tersebut, selain menjadi hak milik secara utuh legalitas kepemilikan juga menjadi hak penting atas tanah yang dimiliki.

(Bupati Lingga saat memeriksa salah satu listrik rumah warga)

Dengan kolaborasi Kabupaten Lingga dan BPN Lingga, Sertipikat permukiman atas air wilayah pesisir di Desa Tanjung Kelit dan Desa Mentuda dapat diberikan kepada pemilik tanah dengan gratis, dan ini tentu tidak lepas dari perhatian Bupati Lingga terhadap masyarakat yang ada.

Tak hanya itu, Bupati Lingga juga memberikan perhatian terhadap masyarakat yang ada di Dusun Sambau, Air Kelat dan Sungai Nona. Dengan adanya kolaborasi pemerintah kabupaten Lingga dengan pihak PLN Rayon Daik-Lingga dan pihak terkait menjadikan daerah tersebut dapat jaringan listrik.

Dengan teralirinya listrik di tiga wilayah tersebut, bukan hanya sekedar infrastruktur baru tetapi menjadi akses untuk peningkatan ekonomi dan kualitas hidup bagi masyarakat setempat ungkap.

Selain itu, Bupati Lingga memberikan perhatian terhadap pengembangan pariwisata. Dengan Merancang Kawasan Damnah yang ditetapkan sebagai Lokasi Prioritas (Lokpri) sebagai kawasan pariwisata yang bertajuk Kawasan Pariwisata Budaya Istana Damnah.

Dengan ditetapkannya Kawasan Damnah sebagai Lokpri, akan berdampak terhadap sejumlah Perangkat Daerah Kabupaten Lingga yang tentunya akan mendapatkan DAK di Tahun 2024.

Proses Pembangunan kawasan Damnah telah di rancang pada tahun 2010, dan dengan berkat kerja keras Bupati Lingga, M. Nizar bersama Stakeholder dan koordinasi bersama Bappenas dapat terealisasi di Tahun 2023.

Pembangunan Kawasan Damnah ini merupakan daerah yang menjadi pusat informasi pariwisata, Mushola, Gazebo serta pusat kuliner yang dikerjakan secara bertahap. Sehingga jika kawasan ini rampung di kerjakan tentunya akan berdampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat di Kabupaten Lingga.

(Taufik Safira)

Recommended For You

Avatar

About the Author: metro indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *