Kronologis TY Cabuli Anak di Bawah Umur di Iming -Iming Baju dan Makanan

(Kapolsek Bunguran Barat

 

Kapolsek Bunguran Barat: Korbannya ada 2 orang

Natuna, metroindonesia.co.id – Kapolres Natuna melalui Kapolsek kecamatan Bunguran Barat, Iptu Stepvanus Arperd Rikumahu, menjelaskan kronologis penetapan tersangka TY pelaku pencabulan anak dibawah umur.

Dikatakannya, kejadian tersebut terbongkar saat Ayah korban S dipanggil Bripka Bandri selaku Bhabinkamtibmas desa Tanjung Sebauk, ke kantor desa Senin, tanggal 12 Pebruari 2024 pukul 10.45.

Sampai disana Bhabin menyampaikan kepada ayah korban, bahwa anaknya AG telah menjadi korban pencabulan oleh TY 60 tahun. Mendegar informasi tersebut, ayah korban langsung pulang dan bertanya kepada anaknya inisial AG dan mengakui sudah berkali-kali di cabuli oleh TY.

Dari pengakuan anak korban, TY mencabuli korban AG dengan cara merayu dengan iming- iming membeli barang seperti pakaian dan makanan.

Atas peristiwa itu, ayah korban melaporkan kejadian tersebut ke polsek Bunguran Barat. Kemudian setelah di lakukan penyelidikan dan berdasarkan keterangan saksi – saksi ternyata TY, juga melakukan pencabulan terhadap anak dari SS. Korbannya PN.

” Jadi korban TY ada dua orang, satu usia 13 tahun, satu lagi usia 7 tahun,” ujar Kapolsek saat dihubungi lewat telepon selulernya, Selasa, 14/05/2024.

Belum sempat ditahan tersangka TY keburu melarikan diri.  Adapun langkah yang dilakukan pihak kepolisian untuk memburu pelaku, dengan mengeluarkan daftar pencarian orang (DPO).  Iptu Stepvanus Arperd yakin bahwa dalam waktu dekat pelaku akan segera ditangkap.

Informasi yang didapat media ini, pelaku ini merupakan Pensiunan Kementrian Perhubungan (Distrik Navigasi wilayah Ranai Natuna). Rumahnya berada di Ranai dan telah cerai hidup dengan istrinya. Sementara sang mantan istri merupakan ASN dan tinggal di Kepri bersama anak-anaknya.(Bud)

Recommended For You

Avatar

About the Author: metro indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *