Kasus Pengrusakan Fasilitas  BKPSDM, Memasuki Tahap Penyelidikan

(Foto: Polres Lingga melakukan rekontruksi pengrusakan di kantor BKPSDM)

Lingga, MetroIndonesia.co.id. – Satuan reserse kriminal (Satreskrim)  Polres Lingga, telah melakukan pemanggilan terhadap JG,  “pelaku” pengrusakan sejumlah fasilitas milik Kantor BKPSDM  Kabupaten Lingga.

Informasi dihimpun dari tim penyidik Polres Lingga, Selasa 13/07/2021, pihaknya juga telah memanggil sejumlah saksi, termasuk  orang yang ikut bergabung, dalam kelompok “JG” saat mendatangi kantor BKPSDM.

Kasus pengrusakan tersebut telah di lapor ke pihak Polres Lingga , pada Tanggal 5  Juli  Tahun 2021,diterima langsung  Kasatreskrim  AKP Adi Tarigan S.I.K, atas nama pelapor  Ruliadi .S.P.d, bertindak, untuk atas  Kepala BKPSDM Kabupaten Lingga.

Hasil investigasi Wartawan Media Metro Indonesia co.id, kronologis kejadian kasus tindak pidana pengrusakan, terjadi pada tanggal  21 juni 2021.

Menjelang sore, sekitar pukul 16.00 Wib, kantor BKPSDM Pemkab Lingga, kedatangan sejumlah orang dengan ekspresi  wajah  marah. Bahkan mereka, mengeluar kalimat – kalimat “provokasi”  dengan nada tinggi.

Tak sampai disitu, mereka juga mengacak-acak sejumlah barang , menendang meja dan kursi, serta membanting  frame Foto wakil Bupati, dan terdengar narasi mencaci , teriakan lantang, seakan menentang , sembari  memanggil nama Ruliadi  di iringi nada kesal.

Dari hasil penyelidikan sementara, serta bukti permulaan pelaku belakangan   di ketahui  berinisial “JG”. Pihak Satreskrim polres Lingga sudah melakukan pemanggilan resmi, untuk di mintai keterangan.

Tak pelak “mereka” para (PTT/THL) yang kontrak kerja tidak lagi di perpanjang, tak segan-segan  menuding, bahwa  surat keputusan  Bupati Lingga, sebagai bentuk Balas dendam Politik pasca pilkada.

Tudingan tersebut  sudah berulang kali  di bantah oleh Bupati Lingga .M.Nizar, terkait kontrak kerja  PTT dan THL, untuk tidak di perbaharui.

Keputusan  sudah Absolut, jadi tidak ada  kolerasi dan Relevansinya dengan tudingan-tudingan bahwa keputusan tersebut ada unsur dendam politik. Pilkada telah usai, tegas Nizar, jadi sekarang mari sama-sama  membangun Lingga kedepan.(Taufik.Safira)

Recommended For You

Avatar

About the Author: metro indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *