Ingin Desa Terang Benderang, Bupati Lingga, Minta Tambahan Pasokan Listrik

(Bupati Lingga saat menyerahkan cendramata kepada PLN Tanjungpinang)

 

Lingga, metroindonesia.co.id – Ditengah kondisi APBD Kabupaten Lingga sangat minim, berbagai upaya terus dilakukan pemerintah Kabupaten Lingga, guna memenuhi kebutuhan dasar bagi masyarakat.

Salah satunya adalah ketersediaan pasokan listrik. Bupati Lingga Muhammad Nizar,S.sos, meminta adanya pasokan listrik bagi daerahnya. Hal tersebut disampaikan Bupati ketika melakukan Audiensi dengan pihak PT..PLN cabang Tanjung Pinang, Senin (25/9/2022).

Memang tidak dapat di pungkiri banyaknya tantangan dan rintangan yang harus dihadapi, namun di balik itu semua terbukti tidak menyurutkan semangat seorang Muhammad Nizar, hanya bermodalkan tekad, kegigihan serta jalinan kerja sama antar OPD.

Dibalik kegigihannya, Bupati lingga mampu membalik keadaan dengan mewujudkan kemajuan di Negeri Bunda Tanah Melayu, salah satu fakta kabupaten Lingga kerab mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Pusat.

Tak pelak,berbagai upaya terus di lakukan, demi mengejar ketertinggalan daerah kabupaten Lingga.

” Kami bersama pihak Dishub, Camat serta sejumlah kades berkunjung ke Kantor cabang PLN Tanjungpinang, untuk melaksanakan audiensi, di mana pemerintah kabupaten Lingga meminta kepada PLN cabang Tanjung Pinang agar dapat menambah pasokan listrik ke Lingga khususnya desa -desa yang belum teraliri Listrik selama 24 jam,” ucapnya.

Berdasarkan pengakuan Kades Desa Limbung Reza sampai saat ini masih ada warga yang belum bisa menikmati aliran listrik. Mereka juga tidak pernah tau bagaimana indahnya suasana di saat malam hari tiba, ada cahaya listrik menyinari kegelapan.

Ini dialami warga Dusun Sei Nona, Air Kelat dan Dusun Sambau Desa Limbung, kecamatan Lingga Utara, dan masih banyak dusun lain di kecamatan Katang Bidare,kecamatan Senayang, belum mendapatkan pasokan Listrik dari PT PLN.

Menaggapi usulan dari pihak Pemkab Lingga, Yusra pihak PT PLN cabang Tanjung Pinang berjanji akan melakukan survey lokasi, guna melihat secara langsung kondisi lokasi yang akan di lintasi kabel ke setiap dusun yang belum teraliri Listrik.

Masih kata Yusra, pada kesempatan yang sama Kepala PLN cabang Tanjung pinang menghimbau kepada masyarakat khusus nya pelanggan PLN untuk beralih ke sistem prabayar, sejatinya masyarakat ,sudah harus dapat bermigrasi menggunakan prabayar, karena lebih menguntungkan.

Sebelum di tutup, Bupati Lingga, Muhammad Nizar kembali menegaskan bahwa Kabupaten Lingga merupakan salah satu daerah yang memiliki sejumlah tempat wisata yang membuat decak kagum para wisatawan, namun sangat di sayang kalau tidak di tunjangi oleh fasilitas penujang terang.

“Semoga pihak PT PLN cab Tanjung Pinang dapat segera mengambil langkah, sehingga cepat teratasi mengingat tempat wisata masih banyak dikeluhkan oleh pengunjung tentang penerangan.

Masuknya PLN ke desa wisata akan menunjang alat-alat yang memang menjadi bagian dari wisata tersebut untuk lebih menjadi daya tarik bagi pengunjung di desa-desa wisata tersebut,” terang Nizar lagi.

Usai acara, Pemerintah Kabupaten Lingga menyerahkan cendera mata, sebagai kenang-kenangan untuk PT PLN cabang Tanjung Pinang, di terima langsung oleh kepala cabang Persero PT PLN cabang Tanjung Pinang.(Taufik Safira)

Recommended For You

Avatar

About the Author: metro indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *