Faizal: Perketat Pengawasan Impor Ikan di Karimun

(Faizal, saat memberikan keterangan)

 

KARIMUN, METROINDONESIA.CO.ID – Kantor Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Karimun, Provinsi Kepulauan Riau memperketat pengawasan dalam upaya mencegah impor ikan ilegal asal Malaysia yang tidak dilengkapi dengan persyaratan impor sesuai ketentuan yang berlaku.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Karimun, Faizal saat ditemui wartawan pada acara Bazar Ikan Murah di Kantor Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Karimun.

Menurut Faizal, ini merupakan tindak lanjut temuan KKP atas kasus beredarnya 4 ton ikan-ikan impor Malaysia di Batam beberapa waktu lalu.

“Indikasinya produk ini masuk secara ilegal, dan sudah ada yang beredar di Karimun dengan harga murah dibawah harga pasar,” ungkap Kepala Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Karimun, Faizal. Selasa (11/6/2024).

Faizal menyebutkan Ikan tersebut modusnya disinyalir dari Malaysia langsung dibawa ke Batam, kemudian dari Batam disebar ke Tanjungpinang dan Karimun.

“Kemarin Cabang DKP Karimun bersama PSDKP dan Karantina telah turun ke gudang dan pelabuhan di Selat Gelam untuk melakukan pengecekan namun hasilnya belum ditemukan ikan impor tersebut,” katanya.

Masih kata Faizal, apabila ikan tersebut menyebar ke pasar-pasar tentunya sangat mengganggu nelayan lokal. Ini akan mengakibatkan kesejahteraan nelayan terganggu.

“Kalau harga pasar terlalu rendah maka nelayan-nelayan kita akan rugi. Sebaliknya jika harga pasar terlalu tinggi maka masyarakat yang akan dirugikan,” jelasnya.

Untuk itu, Faizal menghimbau kepada para pelaku usaha untuk benar-benar dapat mematuhi aturan yang berlaku.

“Kami akan terus memperketat pengawasan importasi komoditas perikanan sebagai wujud komitmen Kami untuk melindungi nelayan. Apabila ditemukan para pelaku usaha melakukan indikasi pelanggaran maka akan kami tindak tegas sesuai dengan ketentuan,” pungkasnya. (Ery)

Recommended For You

Avatar

About the Author: metro indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *