Dipaksa Serap Anggaran, Dana Transfer Tak di Kucurkan

(Plt, BPKAD Natuna, Suryanto.Foto :MON)

 

Natuna, MetroIndonesia.co.id – Pemkab Natuna, bersama tim gugus tugas percepatan pemulihan covid – 19, melakukan rapat koordinasi terkait instruksi Mendagri soal penyerapan anggaran.

Rapat bersama dengan Wakpplda Kepri, Irwasda dan Pj, Sekdaprov berlangsung diruang rapat kantor Bupati jalan Bukit Arai Ranai Natuna, secara virtual, Jumat 23/07/2021.

Pj, Sekda Natuna Boy Wijanarko menjelaskan, jika rapat tersebut terkait penyerapan anggaran. Dari hasil rapat, Pemprov Kepri bersama unsur terkait, siap membantu, jika ada kendala dilapangan. Yang penting ada pemberitahuan terlebih dulu dan peruntukan dana untuk apa.” Kalau soal ketersediaan anggaran tanya saja sama kepala BPKAD,” katanya.

Kepala Badan Perencanaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Suryanto menjelaskan jika surat teguran itu ditujukan secara global.

Mereka tidak melihat kondisi ril dilapangan, tanpa mengecek Kas daerah. Bagaimana mau penyerapan anggaran, jika dana transfer dari Pusat maupun Provinsi macet.

Saat ini Natuna telah melaksanakan penyerapan anggaran sebesar 38 persen dari dana transfer 40 persen. Saya rasa ini sangat wajar. Jika anggaran belum turun, bagaimana mau melaksanakan program yang sudah disahkan.

Dana bagi hasil pajak kenderaan dari provinsi juga belum dikucurkan. Pusat juga demikian.
Kabupaten Natuna ini, tidak ada PAD yang mampu menambah penghasilan daerah. Semua berharap dari dana transfer.

Realisasi anggaran kita sangat baik. Kita jarang kena sangsi.
Saat ini kondisi kas daerah, terbatas, tinggal menunggu transfer dari pusat dan provinsi. Belum lagi aturan semakin rumit. Jadi mohon bersabar.(*Mon)

Recommended For You

Avatar

About the Author: metro indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *