Bupati Karimun Tutup Safari Ramadhan di Masjid Baitul Karim

(Bupati Karimun Foto bersama usai penutupan Safari Ramadhan)

 

KARIMUN, METROINDONESIA.CO.ID – Bupati Karimun Aunur Rafiq mengakhiri pelaksanaan Safari Ramadhan 1445 Hijriah di Masjid Baitul Karim, Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau. Senin (08/4/2024) malam.

Rangkaian Safari Ramadhan 1445 Hijriah diawali dengan buka puasa bersama dan dilanjutkan dengan sholat magrib berjamaah. Kemudian makan malam bersama dan dilanjutkan sholat isya dan tarawih berjamaah.

Sebelum melaksanakan sholat tarawih berjamaah, Bupati Karimun, Aunur Rafiq menyerahkan bantuan berupa uang kepada petugas Masjid Baitul Karim mulai dari Imam, Bilal dan Khatib.

Dalam sambutannya, Bupati Aunur Rafiq menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada masyarakat Karimun yang telah menyambutnya dengan baik selama melaksanakan safari Ramadan di seluruh kecamatan di Kabupaten Karimun.

Menurut Rafiq, program Safari Ramadhan merupakan salah satu program yang telah dilaksanakannya selama 20 tahun, sejak ia masih menjabat sebagai wakil bupati mendampingi Nurdin Basirun.

“Alhamdulillah, selama bulan Ramadhan ini, kami berkesempatan untuk bersilaturahmi dengan masyarakat di seluruh kecamatan di Kabupaten Karimun,” ujar Aunur Rafiq.

Dijelaskannya, dalam pelaksanaan puasa ramadhan tahun 2024 ini, Pemkab Karimun telah melaksanakan safari Ramadhan di 28 lokasi berbeda yang tersebar di 14 kecamatan, hari ini merupakan kegiatan terakhir dalam safari Ramadhan 1445 Hijriah.

“Selama Ramadhan, saya bersama wakil bupati Karimun, Anwar Hasyim beserta rombongan telah berkeliling ke 28 masjid dan surau, baik di Pulau Karimun besar, maupun di pulau-pulau lain.” ungkapnya.

Tak lupa, Rafiq juga mengucapkan terima kasih kepada rombongan Safari Ramadhan yang jumlahnya mencapai 100 orang lebih. Rombongan tersebut terdiri atas pimpinan ormas dan OKP, tokoh agama, tokoh masyarakat tokoh adat dan insan pers.

“Semoga semua rangkaian ibadah yang dilaksanakan selama bulan ramadhan dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, dan kebiasaan-kebiasaan pada bulan ramadhan dapat terus dilakukan di bulan lainnya,” pungkasnya. (Ery)

Recommended For You

Avatar

About the Author: metro indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *